.post-thumbnail{float:left;margin-right:20px}

Sunday, November 2, 2014

Kisah Nyata di Gank Tikus UIN


Waspada jika melewati Gang samping kampus !

------- Judul di atas berlaku untuk jam 8 malam lewat. Melewati gank itu di atas jam 8 malam tidak boleh seorang diri, tetapi harus bersama banyak orang. hal itu dikarenakan banyak anak-anak punk yang sedang mencari mangsa---------
            Sabtu, 25 Oktober 2014. Semalam, saya sangat dikejutkan dengan gerak-gerik anak punk, yang menurut saya akan mendekat dan langsung menjadikan saya sebagai umpannya. Ceritanya berawal dari sepulang melakukan briefing bersama tim dari Metro TV untuk liputan besok. Tadi malam saya selesai briefing bersama mereka pukul 9.40 pm, lalu saya pulang dan nebeng ke tumpangan teman sekelas saya namanya Fitri sampai depan gerbang kampus UIN SGD Bandung. Setelah saya turun dari motornya, saya sempat berpikir mengenai gank mana yang akan saya pilih untuk pulang ke kosan. 7 detik kemudian, saya memilih gang tikus samping kampus, karena menurut saya akses gank itu lebih dekat ke kosan. Sebelum saya jalan ke gang itu, saya melihat anak perempuan masih kecil (SMP) dan satu anak laki-laki. Dalam hati saya berkata, “apakah mereka anak punk”? Saya mengakuinya mereka benar anak punk, karena terlihat dari posisi duduk mereka yang mencerminkan orang tak beradab (dalam bahasa Jawa : Jegang). Selama, saya tak menggangu mereka, mereka juga takkan mengganggu saya, pikir saya. Lalu, saya pun mulai berjalan memasuki gang itu. Selama berjalan, pandangan saya focus ke pemandangan kampus yang saya lihat melalui celah-celah gerbang. Hati saya juga dipenuhi rasa takut. Makin dekat langkah saya, ternyata ada tiga anak punk, 2 perempuan dan 2 orang laki-laki. Saat saya berjalan sampai di hadapan mereka, satu anak punk yang laki-laki bergerak hingga menimbulkan suara yang menakutkan saya. Gerakan dia seolah-olah mau berdiri dan siap menghadang saya. Mengetahui hal tersebut, dengan segera saya berbalik arah. Saya berjalan cepat dan langsung lari. Saya sangat dipenuhi rasa takut, takut kalau mereka akan mengejar dan menjadikan saya umpan mereka. Rasa takut saya benar-benar rasa takut yang menghampiri selama hidup saya.